Ang War – Sosok Inspirasi STAMPARA

529444_3137016156130_364964306_n

Ketika sosok itu berada dekat ini –mata-
Singgasana menjadi dingin
Dinginnya, dinginku?
Ya kami dingin

Terbayang angkuh jiwa dari muka
Mungkin dia
Ragu bertanya tentang sosok –dia-
Coba tengok pada mereka

Himpun nyawa
Sapa, tanya
Siapa anda?

Tarikan –bibir- membuat prasangka sirna
Inikah sosok anda?
Tak sangka ramah dada terkubur didalamnya
“perkenalkan Angwar”

Bercakaplah tentang alam
Bercakaplah tentang gunung
Bercakaplah tentang rimba
Bercakaplah tentang cinta

Guratan emosi tertanda dalam penanya
Ia senang berarus dalam tinta
Mengalir dalam kata
Tenggelam dalam karya

Ia katakan bahwa lelaki harus…
Ia katakan bahwa cinta bukan dunia
Ia katakan bahwa karya tak harus lara
Dan
Ketinggian milik kita

Umurnya tak akan kembali
Tapi lihatlah angannya tentang aksara
Ia saling membunuh dengan waktu
Ia bercengkrama dengan hidup

Diajarkannya tentang belantara
Dilihatnya tentang manusia
Dilumatnya segala derita
Dibangkitkannya setiap bara

Ia tak mengajarkan bagaimana mendirikan pena
Menegakkan kata, menari diatas kanvas
Tidak pula berceloteh tiap kisah
Ataupun menghabiskan bercarik kertas

Ia mengajarkan bagaimana mendengar dan membaca
Hingga lahirlah karya
Maukah anda saya perkenalkan dengan guru sederhana?
Ang War namanya

Sumber = Catatan Fahmi Razaq
STAMPARA (STM Pembangunan Penjelajah Rimbaraya)
5 Juli 2012